Kamis, 14 Agustus 2014
Selasa, 12 Agustus 2014
Tuhan, aku adalah anak manusia yang penuh dosa. Segala caci maki dan kehinaan ada dalam diriku. Tak pernah sedikit pun aku ingat akan diri-Mu. Selalu terbuai dalam dosa yang menenggelamkan dan menghitamkan roda-roda kehidupanku.
Tuhan, aku adalah seorang yang hina. Tak pernah mau bersimpuh dan memohon ampun atas semua dosa ku. Padahal setiap desahan nafas yang kau beri adalah sederet kasih yang harusnya mampu ku genggam dan berucap beribu syukur kepada-Mu. Taapi apa yang ku lakukan aku semakin angkuh dan malah tak mau mengerjakan segala perintahmu.
Padahal dari 24 jam sehari dalam hidupku, kau hanya meminta waktu beberapa menit untuk bisa berterimakasih kepada-Mu. Tapi aku malah tak ingin dan malah larut dalam semua kesibukan ku. Ya Tuhan, betapa pelitnya aku akan waktu yang hanya sebentar itu. Padahal KAU tak pernah pelit dan selama 20 tahun aku hidup kau selalu memberikan nafas dan deretan rizqi yang tiada habisnya dalam hidupku.
Manusia macam apakah aku ini? Hewan saja masih dapat bertasbih. Tapi aku.. akuu :'( Ah, betapa malu aku... Baru aku sadari itu sekarang.. Padahal, aku selalu malu di hadapan teman-teman ku jika tiada berpakaian bagus, aku selalu malu jika gadget yang ku pakai bukan keluaran terbaru. Tapi jika melakukan dosa aku tak pernah malu kepada Tuhanku.
Tuhan, di hari ini aku merasakan malu yang teramat sangat. Maukah KAU memaafkan ku? :'( Ya Tuhan, ijinkan aku menuju jalan_Mu dan tuntunlah aku selalu. Tegur aku jika aku melalaikan tugasku. Amiiiinn :'(
Kamis, 07 Agustus 2014
Sebuah Harapan
Pernah terukir cinta dalam hatiku
kala ribuan angan melayang di bawah sinar rembulan
kala kecupan menghangatkan keningku
saat jemari ini kau raih dalam dekapmu
namun ucap bibirmu adalah nyata bagiku
sebuah janji manis menghujaniku
semoga setia selalu mengisi sukmamu
bermandi dalam rindu akan sayangmu
tetaplah terjaga dalam jiwaku
segenap ketulusan dalam kasih ku...
Tuhan, ijinkanlah aku untuk terus berharap
dan memimpikannya dalam hidupku...
dan jadikanlah khayal kami ini, nyata...
dan akan berakhir dalam ikatan suci...
Tuhan, ijinkanlah dua hati yang terpisah menjadi satu...
Agar kami dapat merasakan bahagia
yang tertunda dalam pengorbanan yang tiada habisnya...
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)