Tuhan, mengapa begini ?begitu sulit untuk mencapai jemari-MUterlalu susah untuk ku berdiri tanpa genggaman-MUaku tersudut dan terperosok jauh meninggalkan-MUseolah tiada ingat akan gemerlap ceria yang KAU beri dalam hidupkuTuhan, mengapa begini ?begitu sukar untuk menapaki jalan lurus-MUkemudi ku seolah banting setir, membelok ke arah yang salahmemang benar yang KAU katakan...perlu perjuangan untuk mencapai-MU...karena aku yang semakin menjauh dalam pandangan-MUaku yang terlepas dari ikatan kasih-MUhingga aku terbelenggu pada segunung dosa yang berkapung dalam hidupku...Tuhan, jalan ku semakin gelap...jalan ku semakin curam...ingin rasanya aku berada dalam pelukan hangat-MUdalam naungan rindu dan penuh cinta...apa aku masih pantas memasuki rumah-MU yang penuh kesucian?sedang diri ku penuh dengan kotoran...apa aku masih pantas menyebut nama-MU dalam hidup?sedang telah sekian lama aku berpaling menduakan-MU...apa aku masih pantas memohon belaskasih-MU?sedang diri ku tak tahu bersyukur akan karunia-MU...Tuhan, jika hari ini atau esok aku mati...matikanlah aku dalam keadaan Khusnul Khotimah...mampukanlah aku mencapai titik terang kasih-MU..agar kelak aku dapat merasakan syurga-MU walaupun hanya mencium aromanya saja...
ammiiinn
Tenggarong, 21 Januari 2015